Langsung ke konten utama

Postingan

Prolog terakhir

Bertemu di setengah windu yang lalu Saling mengenal satu sama lain Saling mencocokan Dan mulai saling bercerita satu sama lain Sebuah awal yang klise untuk sebuah pertemanan. Memang Tapi , ya begitulah adanya. Awal cerita ini dimulai dari aku yang mulai mengagumi nya. Hanya sebatas kagum tak lebih! Sama seperti  yang lainya jika mengaggumi seseorang pasti akan sedikit memuji kelebihan dari sosok yang ia kagumi dan menjadikanya sebagai alat untuk bisa sedikit bertegur sapa. Meski hanya untuk memuji kelebihanya itu.  Akupun begitu. Dulu. Aku kira setelah sedikit memuji nya dan berterima kasih,semuanya titik sampai disana, toh aku tak berharap apapun dari sosok nya. Berharap untuk kenal pribadi nya lebih jauh saja tidak, bagaimana munkin bisa aku berfikir lebih jauh. Mustahil. Ternyata aku keliru, Dari awal yang hanya sebatas sosok yang mengagumi dan dikagumi berubah menjadi pertemanan dan lebih dari sekedar teman. Kami memang terbilan...

Usaha Tak Pernah Khianat

Langit masih mengenakan gaun biru tua, nyaris hitam, ketika alarm dari bekker berteriak-teriak diatas meja. Fajar menyembulkan selempang lembayungnya dari kening bebukitan.ayam-ayam dari berbagai penjuru rumah, peliharaan beberapa tetangga, berkokok-kokok penuh jumawa. Aroma subuh jelas sekali tercium. Depok memang selalu mampu menyajikan nuansa seindah ini. Hebat! Saat itu juga disalah satu rumah ada gadis belia yang masih terlelap diatas meja belajar nya, karena belajar semalaman . Oki begitu ia sering disapa. Gadis 17 tahun ini memang terbilang gadis rajin, pantang menyerah sebelum mencoba sampai titik terakhir. Jam bekker pun berteriak-teriak lagi ditelinganya sambil menunjukan pukul 4.30 . Itu artiya aku harus segera bangun dan beranjak dari dipan ini. Dengan segenap kekuatan yang ada aku kumpulkan kesadaran yang berserakan. Setelah kurasa kantuku benar-benar pulih, dengan langkah gontai aku mandi. Sejurus kemudian aku telah siap dengan seragam putih-abu ku dengan  ...

Kemana Af harus pulang

Pulang adalah hal yang sering membuat siapapun bahagia Seletih appaun Serumit apapun urusan mereka Sepenat appaun rutinitas yg menyita mereka Saat waktu untuk pulang tiba pasti mereka sellau bahagia Meski hanya  6 jam saja mereka menikmati kepulangan mereka  “Di rumah” Mereka pasti bahagia Dan rumah selalu jadi tempat terbaik untuk pulang Meski tak pernah ada yang istimewa dari rumah Cat yang lusuh Sofa yang sudah tidak empuk lagi Foto-foto yang kusam Meja meja yang mulau rapuh Tapi rumah selalu punya magnet untuk menarik siapapun untuk pulang Sayangnya tidak untuk Af Af selalu bahagia jika pulang. Iya Af selalu merindukan rumah. Iya Tapi. Af tidak suka suasana rumahnya Ada saja hal yang mengganggu kebahgiaan Af di rumah Yang membuat Af selalu ingin segera kembali ke rutinitas membosankannya itu. Menyedihkan, , 17 febuari 2015 Disalah satu pojokan kamar

Dirimu Hanya Intermezzo Tuan,

Dirimu hanya intermezzo Tuan, Dimulai dengan pertemuan yang entah dari mana awalnya Kau mampir menyapa Hanya sebatas sapaan tak lebih Kemudian hilang. Hilangmu itu tak berarti apa-apa saat itu, Tuan Aku tak peduli . Dirimu hanya intermezzo Tuan, Hingga kau kembali menyapa dengan cerita yang baru Bukan sekedar menyapa tapi kau mengajak ku bercerita Mendengarkan semua tentangmu disana, bertemu dengan si dia yang akirnya berpisah Kau bilang bercerita dengan ku ada ke(te)nangan Kau bilang bercerita pada ku ada kenyamanan Dirimu hanya intermezzo Tuan, Setelah beberapa penggal cerita kau itu, Tuan Kau kembali hilang entah kemana Tapi aku mulai peduli, Tuan Celaka! Aku mulai menunggu mu, Tuan Entah sudah berapa purnama 13 terlewati Dirimu  hanya intermezzo Tuan, Saat aku sudah mulai tak peduli (lagi) atas dimana kau , Tuan Kau justru kembali Menarik peduli ku lagi Lantas kau menghilang lagi Dirimu (memang) hanya intermezzo Tua...

Terima Kasih 2014

Waktu berdesing    begitu cepat seperti peluru. 12 bulan 52 minggu 365 hari sudah terlewati. 2014 memang begitu special  karena di tahun ini banyak sekali cerita dan pengalaman berharga. Senang, sedih, jatuh , bangun,tertawa, menangis semua terasa  di tahun ini. Di awal  JANUARI  lalu, aku sudah sibuk mempersiapan Ujian Nasional ku, mematangkan tujuan kuliah ku, Try Out Ujian Nasional bahkan Try Out beberapa perguruan tinggi negeri pun aku ikuti. memasuki   MARET  dan  APRIL,  aku semakin getol meriview materi untuk Ujian Nasional , semakin getol meminta jam tambahan saat bimbel, semakin getol juga bertanya kesana-kemari soal jurusan kuliah dan persaingan di salah satu perguruan tinggi yang aku mau  supaya aku tak salah strategi untuk daftar kesana (ceritanya) ^_^ dan  Berharap aku lolos disana. Dan aku pun sudah melewati Ujian Nasional 2014 yang katanya berstandar internasional itu. Di pertengahan...

Sajak Menyesal

Bisa kah aku memutar waktu? Tidak! Barang sedetik? Bisa kah aku cabut kalimat itu? Tidak! Meski 1 kata? Bisakah aku ganti kecewa itu? Tidak! Walau dengan sebuah kepastian? Kaca yang pecah takan pernah kembali utuh meski kau susun dan diberi lem terbaik di dunia sekalipun. Seperti itulah hati. Tangkai mawar yang patah takan pernah menyatu kembali meski kau ikat dengan sutera sekalipun. Seperti itulah luka hati. Ribuan maaf, air mata penyesalan takan pernah mampu mengobati itu semua. Hanya WAKTU yang mampu

Renungan Pujian

Ada banyak cara Allah mengingatkan hambanya, dari cara yang paling halus sampai paling kasar sekalipun. Tapi dibalik apapun cara nya mengingatkan seseorang Ia selalu menyelipkan secuil maknaNya untuk direnungkan. Seperti yang aku alami hari ini Hari ini aku menjalani rutinitasku seperti biasa, masuk kelas seperti biasa, ngobrol sama temen-temen seperti biasa. Awalnya ga ada yang aneh semuanya normal seperti biasanya. Tapi itu sebelum hadirnya seseorang kita sebut aja dia “Rona”. Dan sebelum Allah negur aku. Aku kenal dia belum lama yaa baru beberapa minggu ini selama dapet title baru sebagai mahasiswa aja. Aku adalah typical orang yg gampang banget adaptasi sama lingkungan baru itu salah satu kelebihan yg aku punya. Tapi, jeleknya aku selalu nilai orang itu BAIK.  Emang salah nilai orang baik? Eits, tar dulu jangan persepsian gitu deh. Maksudnya, Aku selalu gampang nilai orang BAIK di kesan pertama kita ketemu ngobrol dan langsung bisa cap orang it...